Bikini Bottom (TTBB) Merespons eskalasi konflik antara tiga kelompok berbeda kepentingan di Shell City, Gubernur Jenderal Sheldon J. Plankton menyatakan bahwa ia siap menjadi jembatan mediator antara pihak-pihak yang berkonflik.
Seperti yang ia ungkapkan dalam pertemuan terbuka di hadapan seluruh mantri dan awak media di Istana Bikini, Senin (2/3) pagi, Paduka Yang Mulia Plankton telah menyiapkan solusi jitu agar perdamaian bisa terwujud sekali dan selamanya di daerah itu.
“Kami akan berikan mereka chum gratis, dalam bentuk es krim,” ungkapnya di hadapan seluruh peserta yang hadir.
Menurutnya, konflik terjadi karena para pemilik kepentingan di Shell City kekurangan gizi. Itu membuat otak mereka tidak dapat berpikir dengan baik, melemahkan rasionalitas untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah.
“Kalau sudah kenyang, mereka baru bisa berpikir, dan setelah berpikir, mereka akan bekerja bersama-sama membangun Shell City,” lanjut Plankton.
Melihat realita di Bikini Bottom, seluruh rakyat kini mengalami peningkatan kecerdasan sebesar 6,7% setelah mereka menikmati program Makan Chum Gratis sejak masa awal kepemimpinan Plankton-Pearl.
“Rakyat Bikini Bottom sekarang menjadi semakin cerdas. Saya mendapatkan laporan, seorang rakyat bernama Squidward Tentacles berhasil menciptakan alat pengolah chum menjadi tenaga listrik setelah meneliti, dan tentu saja menikmati, program Makan Chum Gratis,” ucap pemimpin seluruh negeri itu.
Jika Bikini Bottom berhasil tumbuh menjadi negara-bangsa yang cerdas, sejahtera, dan maju, mengonsumsi chum tentu akan dapat memperbaiki nasib Shell City, dan menciptakan perdamaian di negeri yang dikenal penuh konflik itu.
“Sebagai pemimpin negeri, jika apa yang saya lakukan berhasil di negeri yang saya pimpin, seharusnya itu juga berhasil di negeri lain. Tidak ada alasan untuk tidak berhasil,” pungkasnya. (*/Ema)
