Distrik Ikan (TTBB). Menanggapi desakan atas pemecatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mibaik (ESDM), Bahlul Lahotada dari status mahasiswa di Universitas Ikan (UI), pihak UI mengatakan bahwa sang menteri tidak perlu khawatir akan hal tersebut.
Melalui siaran pers yang diterbitkan UI melalui situs pribadinya, Jumat (14/3), Bahlul hanya cukup merevisi disertasi yang telah ia kerjakan selama ini.
“Itu merupakan hal biasa dalam hal akademik, dan itu membuat kami tidak mengambil langkah serius terkait Saudara Bahlul,” ungkap Watt Zit Tooya, Wakil Rektor Bidang Humas dan Kemasyarakatan Universitas Ikan.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa isu tersebut sebaiknya tidak lagi menjadi bahan perbincangan di publik hingga berlarut-larut.
“Kami melihat bahwasanya isu pemecatan Saudara Bahlul sebagai mahasiswa doktoral di kampus UI sebagai isu yang sederhana, dan tidak begitu besar pengaruhnya bagi marwah akademik kami sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi,” lanjutnya.
Namun, terkait kasus Bahlul, pihak UI berjanji akan mengawasi proses revisi disertasi tersebut agar sesuai dengan standar akademik yang telah berlaku di kampus.
“Kami juga terbuka terhadap saran, komentar, dan kritik dari rekan-rekan ikan terkait kasus Saudara Bahlul, termasuk mendengarkan masukan untuk menjebloskan Bahlul ke Loker Davy Jones,” pungkas Watt Zit Tooya. (*/Fais)
