Categories Edukasi Rumah Sandy

Belajar Mencintai dari Tuan Krabs

Tidak perlu lagi untuk menjelaskan apa makna cinta itu. Semua orang sudah memahaminya. Bahkan, setidak-tidaknya semua orang pernah merasakannya sendiri.

Namun, menurut Erich Fromm melalui Loka dan Yulianti (2019), manusia di era modern terjerat dalam keinginan untuk dicintai orang lain, sementara dirinya, secara pribadi, tidak berusaha mencintai, baik dirinya sendiri maupun orang lain.

Seperti ungkapan banyak orang, yang seringkali kia dengar, cinta adalah sebuah pengorbanan. Dalam episode Krusty Love, kita disuguhkan “kuliah gratis” tentang percintaan Tuan Krabs kepada Nyonya Puff. Dalam episode tersebut, kita belajar bagaimana pengorbanan seorang Tuan Krabs, yang rela menghabiskan uangnya untuk menyenangkan hati pasangannya.

Sebuah pengorbanan dilakukan tak lain dengan maksud untuk bisa merebut hati yang dicinta. Semua akan ditrabas demi mendapatkan simpatinya. Sejatinya, pengorbanan akan mampu membuat luluh objek yang dicinta, hingga mau menerima cinta kita.

Dewasa ini, pengorbanan cinta tak hanya berkutat pada kaum adam saja. Perempuan terkadang rela berkorban untuk laki-laki yang ia sayang.

Namun, semua akan terasa pas jika keduanya saling berkorban atas nama cinta. Hidup akan terasa indah dalam bingkai rajutan cinta.

Dalam episode tersebut pula, kita seperi teringat sebuah ungkapan dari Søren Kierkegaard (melalui Gunawan, 2018), bahwa “cinta itu buta”. Cinta mampu melumpuhkan logika man usia. Logika, yang seharusnya digunakan dengan baik, seketika berhenti berfungsi ketika sudah di titik jatuh cnta.

Menurut Gunawan (2018), dalam perjalanan hidup manusia, ada tiga relasi manusiawi yang kerap ditemui: relasi cinta, jatuh hati, dan jatuh cinta. Ketiga relasi tersebut sering dibahas. Bahkan, mungkin saja kita mengalaminya sendiri, dan masih “nyemplung” dan tenggelam di dalamnya.

Banyak sekali cara manusia untuk mengungkapkan bahasa cintanya. Menurut Cary Chapman (melalui Awing & Arsyad, 2023), terdapat lima bahasa cinta, yakni:

  1. Word of Affirmation, atau bahasa cinta yang diekspresikan dengan memberi kalimat-kalimat positif kepada pasangan, yang bisa memberikan semangat, motivasi, atau pujian.
  2. Quality time, atau menghabiskan waktu bersama di tengah kesibukan masing-masing. Menghabiskan waktu berdua tentu mampu meningkatkan keintiman antarinsan.
  3. Receiving gifts, atau bahasa cinta yang diungkapkan dengan memberikan hadiah kepada pasangan. Hadiah dapat sebagai bentuk penghargaan atas apa yang sudah dicapai oleh pasangan, atau sekadar ingin membahagiakan pasangan.
  4. Acts of service, yang dapat diartikan sebagai memberikan pelayanan terbaik bagi pasangan. Ini dapat dimulai dari hal sederhana, seperti mengelap sendok dan garpu sebelum makan, membuka pintu mobil untuk pasangan, dan lainnya.
  5. Physical touch, sebuah ungkapan rasa cinta dengan memberikan sentuhan, seperti memeluk atau mencium pasangan.

Coba putar kembali episode Krusty Love tersebut. Jika Anda jeli, Tuan Krabs menerapkan semua yang dijelaskan Gary Chapman di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *