Menjelang lanjutan kualifikasi Piala Samudra, tim kesayangan kita, Bikini Bottom, akan menghadapi New Kelp City dalam pertandingan penting untuk merebutkan tiga poin berharga. Kemenangan ini sangat dibutuhkan guna mengokohkan posisi Bikini Bottom di peringkat kedua klasemen.
Seperti yang kita ketahui, dalam pertemuan sebelumnya di kandang, Bikini Bottom secara mengejutkan berhasil menahan imbang New Kelp City, yang secara peringkat jauh lebih unggul. Apakah keajaiban yang sama akan terulang?
Sepertinya akan sulit, mengingat jelang laga ini, situasi di tubuh timnas Bikini Bottom bergejolak akibat pergantian pelatih secara mendadak. Pada 6 Januari 2025 lalu, sebuah peristiwa menimpa Lord Royal Highness. Ia diberhentikan dari kursi pelatih oleh Ketua Federasi, Roger Krabs, meski sebelum itu Lord Royal Highness baru saja menandatangani kontrak baru.
Sebagai penggantinya, Roger Krabs menunjuk Milo J. Fingerfish sebagai kepala pelatih yang baru. Keputusan ini memicu kemarahan publik Bikini Bottom, mengingat Lord Royal Highness telah membawa tim ke pencapaian yang luar biasa.
Untuk meredam polemik, Roger Krabs hadir dalam sebuah siniar (podcast) guna memberikan klarifikasi. Ia meminta masyarakat untuk memberi kesempatan kepada Milo J. Fingerfish untuk membuktikan kemampuannya dalam membangun tim.
Laga pada Kamis, 20 Maret 2025, akan menjadi ujian berat bagi Milo J. Fingerfish. Jika berhasil meraih kemenangan, publik mungkin akan mulai menerima kehadirannya sebagai pelatih baru. Terlebih, setelah pertandingan ini, Bikini Bottom akan menghadapi laga kandang melawan Atlantic City, yang akan penuh dengan tensi.
Tentu, para suporter masih menyimpan kekecewaan atas pertandingan sebelumnya, ketika kepemimpinan wasit dianggap berat sebelah. Sebagai bentuk protes, mereka berencana akan membentangkan banner bertuliskan “90+6=99” di seluruh stadion.
Mari kita doakan timnas Bikini Bottom dapat mencetak sejarah, dengan lolos ke Piala Samudra untuk pertama kalinya.
