Categories Krusty Krab Satir

Demonstrasi RUU TNI, Demonstran Dihadiahi Pentungan oleh Petugas Chum

Bikini Bottom (TTBB). Ribuan ikan dari seluruh penjuru Bikini Bottom, yang tergabung dalam Aliansi Ikan demi Kesejahteraan Rakyat (AIKER), berkumpul di depan gedung Dewan Perwakilan Ikan, Jumat (21/3) siang. Mereka menolak pengesahan Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Ikan (RUU TNI) yang dianggap dapat menghidupkan dwifungsi.

Pada mulanya, suasana demonstrasi berjalan kondusif, dengan para ikan berdiri rapi dan meneriakkan tuntutan. Namun, begitu mereka mendekati gerbang, petugas Chum yang bereaksi, dengan menghadiahkan dorongan dan pentungan kepada demonstran.

“Kami dianggap seperti Plankton yang sedang mencuri resep rahasia Krabby Patty,” ujar Ujang, seorang demonstran kepada TTBB TV.

Tidak peduli ikan tersebut berteriak atau hanya melihat keadaan, semua dianggap bagian dari masalah.

“Rekan kami ada yang kena water cannon, ada yang terhimpit di tengah kerumunan, ada pula yang kepalanya diketuk dengan ember seolah sedang mengecek kualitas ketahanannya,” ujar Eko Pak Rio, demonstran lainnya.

Beberapa ikan mencoba merespons aksi pentungan ember ke kepala mereka.

“Kami tidak melakukan aksi anarkis apa pun. Karena kami di serang, terpaksa kami melindungi diri agar tetap aman,” ungkap Asep Solihin, demonstran lain.

Menanggapi kekerasan yang dialami demonstran, kepala petugas Chum, Nusa Pindang, mengatakan bahwa mereka hanya mengamankan situasi agar kondusif.

“Kami hanya menjalankan tugas saja, sesuai instruksi,” ungkapnya ketika didatangi tim TTBB TV.

Ia mengaku bahwa kekerasan hanya akan diambil jika ancaman kerusuhan berpotensi muncul dalam sebuah demonstrasi.

“Kalau tidak ingin dipentung, setidaknya jaga jarak dari gerbang. Itu saja, agar semua tetap kondusif ketika menyampaikan pendapat,” pungkasnya. (*/Fais)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *