Silang selangkah, berjalan mengutuk arah
Memuat rasa rapuh sembari memperkeruh
Sial, akalnya malah hilang,
ini bulan kematian
Terperangkap jauh
terjejal kisruh pada lubang kelam pemikiran
Utas-utas resah bersarang di tepian jurang kehancuran,
ketakutan membayangi
Prasangka membeban hati,
menekan jiwa,
Membelah batas antara sadar dan nestapa
Di lajur kekalahan ia berdiri, siap
Melangkah sigap
menuju liang lahat kedunguannya sendiri
Tak bisakah kau lihat?
Ini bukan arena
Apa yang membuatmu terlampau beringas,
hingga hampir tewas membunuh diri sendiri?
Carilah terang meski samar
Jangan lagi kau melucuti dirimu sendiri
Temukanlah ketepatan di sela sekat
biarkan langkahmu menapaki kembali
rimba pengetahuan bernama filsafat
Post Views: 220