Bikini Bottom (TTBB). Seorang pengemudi ojek laut (ojla) mengalami kejadian naas saat sedang istirahat di pinggir jalan. Maksud hati ingin mengambil napas setelah seharian mengantar pesanan Krabby Patty, ia malah dihajar hingga terjungkal oleh petugas Chum yang mengira dirinya sebagai mahasiswa demonstran.
Menurut penelusuran TTBB TV, insiden tersebut terjadi di sekitar gedung Dewan Perwakilan Ikan (DPI), Jumat (21/3) sore. Sang ojla, yang bernama Sayuti, tiba-tiba mendapati dirinya dikerubungi dan digebuk tanpa aba-aba ketika sedang duduk sebentar di bawah terik matahari.
“Saya pikir mereka mau pesen Krabby Patty, ternyata pesen bogem mentah,” ujar Sayuti sambil menahan sakit di wajahnya.
Lebih lanjut, Sayuti, yang sudah mengenakan jaket ojla dan tidak ikut teriak-teriak soal tuntutan demonstrasi, tetap dianggap menjadi bagian dari demonstran.
“Ini mungkin risiko terlalu santai di momen yang salah,” lanjutnya.
Saat kejadian berlangsung, beberapa mahasiswa yang benar-benar ikut dalam demonstrasi justru sibuk menonton kejadian dengan bingung. Mereka baru merelai pengeroyokan setelah melihat korban bukan bagian dari mereka alias warga biasa.
“Saya hanya ingin istirahat sebentar, bukan mau kudeta Bikini Bottom!” teriak korban sebelum akhirnya berhasil pergi dari kepungan petugas Chum. (/*Fais)
